TARBALLS

Pengantar
Tulisan ini murni saduran bebas dariku dengan bahasa sendiri,pertama-tama tujuan aku membuat tulisan ini hanya sebagai pengingat (kebiasaanku ), karena aku merasa kalo hanya membaca tanpa melakukan hal yang lebih membuat melekat di otak maka itu akan hilang segera. Ttulisan ini selain untuk memudahkan aku untuk mempelajarinya dan tentu juga untuk memaksa aku mengingat dengan mengetikkannya dan ada baiknya juga aku publikasikan .. hehehhe
makasih buat z3r0byt3 atas anjuran e-booknya

Mengapa menggunakan tarballs bukan RPMs ?

  • RPM (redhat package manager) adalah suatu cara yang digunakan dalam
    mendistribusikan packet/software sehingga mudah di install,upgrade, dan dihapus.
  • “Tarballs” adalah standar pendistribusian packet yang digunakan didunia *nix. tarballs adalah file -file yang di ‘kompresi’ secara sederhana yang dapat di baca dan di ‘unkompresi’ dengan penggunaan
    ‘tar’

Melakukan installasi atau upgrade menggunakan ‘tar’ biasanya sedikit lebih menjemukan dibandingkan menggunakan RPM. tetapi mengapa kita memilih sebaliknya?

  1. Tarbal lebih cepat di rilis, Para pengembang pertama kali merilis suatu software/packet instalasi ataupun upgrade biasanya dalam bentuk ‘tarballs’, sehingga lebih cepat di rilis dibandingkan RPM yang harus menunggu relatif lebih lama dikarenakan butuh waktu untuk mengkonversi paket tersebut ke RPM.
  2. Tarball bisa jadi lebih sesuai dengan keinginan kita, saat RPM terbaru dirilis oleh pengembang dan vendor, mereka memasukkan semua pilihan yang bisa jadi tidak diperlukan/dibutuhkan oleh anda.Karena para pengembang memperuntukkan secara general untuk semua user, yang berarti memasukkan semua pilihan-pilihan.
  3. Tarball bisa jadi lebih sesuai dengan konfigurasi mesin anda, Karena biasanya RPM yang di buat didasarkan pada PC standar sehingga tidak menyesuaikan dengan konfigurasi sistem anda, semisal dengan processor anda.

Perintah umum yang digunakan untuk membongkar file tar.gz

# tar -zxpf y3dips.tar.gz

-z memberitahukan bahwa arsip tersebut di kompresi dengan gzip utility
-x memberitahukan untuk mengekstark file yang ada pada arsip
-p mengatur permission terhadap file yang telah di ekstrak
-f memberitahukan bahwa argument terakhir adalah nama file

perintah umum pada saat penginstallan paket tar.gz

  # ./configure
  # make
  # make install

./configure akan mengkonfigurasikan software untuk memastikan bahwa sistem memiliki libraries yang di butuhkan agar kompilasi yang akan dilakukan dapat berhasil.
make akan mengkompile semua ’source file’ menjadi file binari yang dapat di eksekusi.
make install akan menginstall file binari dan file pendukung lainnya ketempat yang telah di tentukan.

selain 3 perintah tersebut maka ada kalanya ditemukan perintah selanjutnya, yaitu:

  # make depend
  # strip
  # chown

make depend yang akan membangun dan membuat ketergantungan yang diperlukan terhadap file file lainnya

strip akan mengabaikan semua simbol yang terdapat dalam file-file objek. Sehingga dapat memperkecil ukuran file binari.akan menambah kemampuan dari program, dikarenakan sedikitnya baris yang akan di baca oleh sistem saat mengeksekusi file binari tersebut

chown akan mengatur kepemilikan terhadap file yang akan berhubungan dengan permission terhadap file (chmod)

PENUTUP

Semoga pembahasan mengenai tarball yang singkat ini dapat memberikan manfaat khususnya aku yang sedang belajar dan bagi kita semua umumnya, Tulisan ini ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan kritik dan sarannya. Apabila banyak kekurangan pada tulisan ini harap dimaklumi.

REFERENSI

1. [Mourani, Gerhard], ” Securing and optimizing Linux: the ultimate solution”
Version II ,Open Network Architecture, Inc,06 Oct 2001.

You may also like...